Kesepian yang Tidak Pernah Benar-Benar Sepi

Kesepian yang Tidak Pernah Benar-Benar Sepi

Dua puluh tahun di luar negeri mengajarkan satu hal yang tidak ada di buku mana pun: kekosongan yang kamu kira harus diisi, mungkin, tidak pernah benar-benar kosong.

Membangun Kembali Peradaban

Membangun Kembali Peradaban

Malam ini dari balkon, saya pegang cangkir kopi tubruk yang sudah dingin setengahnya. Di bawah sana kota ini bersih. Bukan karena rakyatnya malaikat, tapi karena nyogok kecil saja langsung penjara. Tidak ada ruang tawar-menawar dengan sistem. Dua puluh tahun hidup

Mukaddimah

Mukaddimah

Tak sebentar telah menjadi diaspora. Sosial media memberi panggung, tapi bukan ruang. Tulis adalah ruang itu.